Doomscrolling: 6 Dampak Buruk pada Kesehatan Mental

2026-05-22
Doomscrolling: 6 Dampak Buruk pada Kesehatan Mental

Jakarta - Kebiasaan membaca berita buruk secara terus-menerus, atau yang dikenal dengan istilah 'doomscrolling,' ternyata memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan mental. Meskipun sering dianggap sebagai aktivitas yang tidak berbahaya, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa kebiasaan ini dapat memicu berbagai masalah psikologis.

Menurut penelitian, doomscrolling dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan kesehatan mental. Dampak buruknya tidak hanya sebatas perasaan cemas atau khawatir, tetapi juga dapat memicu gangguan kualitas tidur, stres berlebihan, dan bahkan depresi. Seringkali, orang yang melakukan doomscrolling merasa terpaku pada berita negatif, seolah tidak bisa berhenti meskipun mereka tahu hal itu berdampak buruk bagi diri mereka sendiri.

Berikut adalah 6 dampak buruk dari doomscrolling yang perlu diwaspadai:

  1. Peningkatan Kecemasan dan Stres: Paparan terus-menerus terhadap berita negatif dapat meningkatkan hormon stres dalam tubuh, menyebabkan perasaan cemas dan tegang.
  2. Gangguan Kualitas Tidur: Membaca berita buruk menjelang waktu tidur dapat mengaktifkan pikiran dan membuat sulit untuk tidur nyenyak.
  3. Perasaan Depresi: Doomscrolling dapat memperburuk perasaan sedih dan putus asa, serta meningkatkan risiko depresi.
  4. Perasaan Tidak Berdaya: Terus-menerus terpapar masalah-masalah besar di dunia dapat membuat seseorang merasa tidak berdaya dan tidak mampu melakukan apa pun.
  5. Penurunan Fokus dan Produktivitas: Doomscrolling dapat mengganggu konsentrasi dan membuat sulit untuk fokus pada tugas-tugas penting.
  6. Perasaan Terisolasi: Meskipun membaca berita secara online, doomscrolling dapat membuat seseorang merasa terisolasi dan terputus dari dunia nyata.

Penting untuk diingat bahwa menjaga kesehatan mental adalah prioritas. Batasi waktu membaca berita, terutama berita negatif, dan cari kegiatan positif yang dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres. Jika merasa kesulitan mengendalikan kebiasaan doomscrolling, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional dari psikolog atau konselor.

Baca lebih lanjut
Rekomendasi